Datang Sebagai Penantang

28. July 2009 Catatan Ringan 2

Kata-kata seorang teman yang menjurus ke arah hati yang paling terdalam perihal prestasi kerja kita terkadang menjadi beban pikiran. Apa benar yang dikatakan orang itu ya? Apa iya aku kurang berusaha ya? Mungkinkah usahaku selama ini belum kelihatan ya? Pertanyaan itu bakal muncul dengan sendirinya.

Mungkin ini masalah klasik dalam dunia kerja. Terkadang kita sudah berusaha semaksimal mungkin tetapi tetap saja ada nada sumbang atau suara tak percaya dengan sumbangsih yang sudah kita berikan kepada perusahaan.

Mungkinkah kita harus menjelaskan secara detail apa saja yang sudah kita berikan? Mungkinkah kita harus memaparkan rekap kerja kita kepada semua rekan kerja demi mendapat kepercayaan? Mungkinkah kita harus woro-woro bahwa pendapatan kita bulan ini naik? Mungkin tidak.

Barangkali teman-teman lain ada yang mengalami masalah yang sama seperti ini. Permasalahan klasik dunia kerja yang berefek munculnya rasa tidak percaya diri.

Tetapi bisa jadi permasalahan ini bila ditarik dari sisi lain bisa menjadi sebuah motivasi kerja. Tak perlu penjelasan. Tak perlu pembelaan. Tak perlu pembuktian. Cukup diri sendiri yang tahu akan kemampuan sendiri.

Datang sebagai penantang akan lebih termotivasi daripada datang sebagai juara bertahan yang penuh beban.


2 thoughts on “Datang Sebagai Penantang”

  • 1
    latree on July 28, 2009 Reply

    kalo itu bisa memacu diri, coba aja.. bikin rekap itu. tapi ndak perlu diumumkan kaleee..

  • 2
    inos on July 29, 2009 Reply

    lakukan yg terbaik aja mas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *