Dianggap Remeh

19. February 2009 Catatan Ringan 15

Ada beberapa hal yang sering terjadi dalam hidup yang bisa membuat jengkel. Namun saya hanya akan mencontohkan satu saja, yaitu DIANGGAP REMEH. Mungkin hal itu biasa saja bagi sebagian orang, tetapi bagi sebagian lainnnya hal itu seperti sebuah penghinaan.

Kalau sekali saja sih bukan menjadi masalah, kemungkinan karena yang menganggap remeh itu mungkin terlalu cepat mengambil kesimpulan. Tetapi kalau kasusnya selalu berulang-ulang bahkan selalu menjadi pembahasan saat bertemu tentunya patut diwaspadai motif seseorang tersebut dalam meremehkan.

Bisa saja sejak awal dia memang berniat mengganggap remeh atau memang kebiasaannya suka ngomong hal-hal seperti itu. Padahal dia sudah dianggap atau bahkan memang menjadi teman sehari-hari meskipun tidak setiap waktu.

Menganggap remeh kemampuan seseorang apalagi mengenai kerjaan orang tersebut tentunya bisa menghancurkan rasa kepercayaan diri dalam bekerja orang yang dianggap remeh tersebut. Dia jadi berpikir ulang, apa iya kerjaannya selama ini belum maksimal atau bahkan tidak sebanding dengan kerjaan orang lain yang terlihat selalu maju dan bisa menjadi kebanggaan bagi perusahaan.

Ada sebuah contoh nyata yang pernah terjadi dalam sebuah obrolan antara 2 orang dari Divisi B dan C yang membahas kerjaan masing-masing. Beberapa waktu berikutnya datanglah teman dari Divisi A di tempat itu namun tidak ikut nimbrung dalam obrolan tersebut. Tiba-tiba salah seorang teman itu langsung berbicara, “Kerjaan yang paling gampang itu ya kerjaan di Divisi A”.

Apa maksud dari si teman itu yang tiba-tiba membelokkan arah pembicaraan ke teman dari Divisi A padahal teman itu tidak ikut ngobrol. Bahkan, pembicaraan seperti itu sering dilakukan oleh yang bersangkutan kepada temannya itu.

Nah, di sini aku pengen share aja sama teman-teman yang baca blog ini. Apakah temen-temen punya tips atau trik untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi 2 orang teman itu?


15 thoughts on “Dianggap Remeh”

  • 1
    soerdjak on February 19, 2009 Reply

    intinya sih sabar aja mas. bakalan capek sendiri klo harus meladeni setiap ‘sindiran’ orang. :D

  • 2
    WeW on February 19, 2009 Reply

    wah, itu aq pas ngobrolin ttg pss itu pa ya ? pas di divisi utama?

  • 3
    phery on February 19, 2009 Reply

    @soerdjak: yang paling penting dari semua tindakan itu sabar ya mas.

    @WeW: wew, ngerasa to wew? Ini bukan di sekitar kita kok.

  • 4
    Ogi on February 20, 2009 Reply

    seng penting goyang wae fer

  • 5
    latree on February 21, 2009 Reply

    percaya atau tidak, mas. aku terlalu sering dianggap remeh, bahkan seumur hidupku.
    tapi aku sudah terlalu biasa dibegitukan. lama-lama jadi kebal, ra urusan. masih ada mereka yang bisa melihat siapa aku yang sebenarnya…

  • 6
    thevemo on February 21, 2009 Reply

    iya kalo di anggap remeh sebel juga mas….tapi sabar aja mas dan tunjukin kemampuan mas

  • 7
    hevi.fauzan on February 22, 2009 Reply

    Di sini pun saya mengalaminya mas, kemampuan komputer saya diragukan. Saya dianggap cuma bisa word dan excell doang.
    Kemarin2, kantor memanggil orang philipina untuk mensetting LAN kantor, padahal wirelessnya udah saya tembus dengan hacking, he3…

  • 8
    Juminten on February 22, 2009 Reply

    kalau dianggap remeh, tunjukin aja kalau kita memang benar2 mampu. ;) mungkin slama ini ga terlalu kelihatan kemampuannya…

  • 9
    phery on February 23, 2009 Reply

    @Ogi: wes tak goyang je bos. tetep ra ngefek :D

    @latree: Anda benar mbak latree. harus butuh semangat baja.

    @thevemo: solusi yang bagus. Tunjukin kemampuan ya mas

    @hevi.fauzan: hack aja kantornya mas :D

    @Juminten: jangan2 emang gak mampu ya? kwkwkwk

  • 10
    suwung on February 25, 2009 Reply

    apa kata orang ya biarin ajah

  • 11
    cebong ipiet on February 26, 2009 Reply

    iyo mas di dunia kerja y kek gitu hihiihih ketimbang ngarepin orang yg punya pikiran kayak gitu berubah, duh mending g ditanggepin

  • 12
    genthokelir on February 26, 2009 Reply

    senasib mas hahaha
    saya dulu sering di remehkan atau di anggap remeh waktu bekerja , dan ternyata sampai sekarangpun masih sering sekali diremehkan kemampuannya , namun saya kemudian mengubahnya menjadi sesuatau semangat dalam diri saya untuk membuktikan bahwa analisa mereka yang meremehkan kita tersebut salah mas
    tetap semangat walau kita di anggap remeh hhahaha
    sukses buat sampean mas

  • 13
    phery on February 26, 2009 Reply

    @suwung: cuek aja ya mas

    @cebong ipiet: pengennya sih gitu

    @genthokelir: sedang berusaha ke arah itu mas. Sukses juga buat mas gentho :D

  • 14
    Juli on March 14, 2009 Reply

    tanyain…, pulangnya lewat mana, gitu…
    hahahahaha…
    (arep nunut maksudnya)

  • 15
    pucca on March 28, 2009 Reply

    yo wes to maspher :D aku juga didiemin kok :) tetep ketawa bahagia :)) Iam HaPPy NOW!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *