Salah Arah

28. September 2011 Catatan Ringan 1

Terkadang seseorang melakukan hal yang salah arah. Maksudnya salah arah itu, dia salah dalam menyampaikan suatu hal yang harusnya kepada orang A tetapi disampaikan kepada orang B. Bisa saja sih itu dilakukan tanpa sadar.

Itu lumrah. Tapi bisa jadi fatal bila dilakukan di lingkungan pekerjaan. Hubungan antar karyawan yang seharusnya baik bisa menjadi agak renggang akibat komunikasi yang salah arah ini.

Misalnya gini, teman A sudah melakukan banyak hal untuk kemajuan dirinya dan juga teman-teman yang lainnya, termasuk dalam hal ini adalah teman B yang ikut terkait.

Namun, di akhir ternyata teman B ini memberikan suatu apresiasi kepada teman C yang ternyata hanya berperan sebagai penyampai komunikasi saja. Itu bisa membuat peran teman A menjadi berkurang bahkan dianggap tidak ada sama sekali, karena tidak terbukti melakukan sesuatu.

Akibatnya, teman B sama sekali tidak memberikan respek yang baik kepada teman A. Itu karena teman B menganggap teman A tidak bisa memberikan manfaat bagi kinerja teman B. Yang terlihat hanya “pesona” teman C sebagai penyampai komunikasi.

Komunikasi yang salah arah itu banyak sekali terjadi di lingkungan saya. Akibatnya, kondisi kerja menjadi sangat tidak nyaman bila terjadi sedikit saja masalah antara teman A dan teman C. Itu kalau ada masalah, kalau gak ada ya peran teman A tetap saja gak dianggap.

Ah sepertinya postingan saya kali ini agak belibet. Kayaknya bakal jadi salah arah nih. Kalau di tempat kalian gimana? Ada yang seperti demikian gak?


1 thought on “Salah Arah”

  • 1
    bejo on October 18, 2011 Reply

    Opo yo tak pikir. Hahahahaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *