Bapak dan Sepakbola

09. January 2011 Total Football 2

Siang tadi saya ditelpon bapak saya yang tinggal di Bojonegoro, sementara saya di Jogja. Selain tanya kabar, bapak juga ngasih info gini, “Le, ojo lali ngko nonton Persibo (Bojonegoro) neng Indosiar. Disiarke karo LPI.”

Wajar bapak saya bilang gitu, sebab beliau adalah penggila bola dan orang pertama yang mengajak saya menonton pertandingan sepakbola langsung di stadion terbesar si Jogja kala itu, Stadion Mandala Krida.

Sabtu kemarin, Liga Primer Indonesia (LPI) resmi dibuka. Hal itu menuai kontroversi sebab PSSI selaku otoritas tertinggi sepakbola Indonesia tidak mengakui dan menganggap ilegal liga bentukan pengusaha Arifin Panigoro itu.

Berbagai intervensi dilakukan oleh PSSI kepada klub, pemain, pelatih, dan wasit yang berlaga di LPI. Ironisnya, tertutup pintu masuk timnas bagi para pemain yang berlaga di LPI.

Banyak pro dan kontra terkait pertikaian PSSI dan LPI ini. Ada yang demo menolak LPI karena dianggap ilegal dan ada yang tetap konsisten meneriakkan NURDIN TURUN.

Tetapi tidak demikian buat bapak saya. Sebagai seseorang yang gila bola, terutama sepakbola Indonesia, beliau tidak terlalu peduli apakah pertandingan yang beliau tonton itu legal atau ilegal, milik PSSI atau milik LPI. Selama sepakbola masih bisa dinikmati dan ditonton hal itu sudah menjadi kepuasan tersendiri yang tidak dimiliki orang lain.

Bapak tidak pernah menghiraukan kalau Persibo saat ini sudah tidak di ISL dan bergabung di LPI, kompetisi yang kata orang adalah ilegal. Beliau akan tetap datang menonton langsung ke stadion.

Bapak saya mungkin salah satu contoh diantara puluhan juta masyarakat Indonesia yang hanya ingin memuaskan diri menonton dan menikmati pertandingan sepakbola. Itu saja. Titik!

Jadi, buat apa sih PSSI dan LPI ini bertikai terus? Ayo dong, ini demi sepakbola Indonesia yang lebih baik.


2 thoughts on “Bapak dan Sepakbola”

  • 1
    nonaManis on January 19, 2011 Reply

    sama dengan si papa dirumah dia nga peduli tuh bola LEGAL atau ILEGAL, yang penting nonton walau hanya di rumah sih nga pernah ke stadion :D

  • 2
    Jumialely on January 22, 2011 Reply

    stop pertikaian.. salam kenal mas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *